MESIN 2TAK DAN 4 TAK

budi 07:April:2018 20:15:35 MATERI MESIN SEPEDA MOTOR

MESIN 2TAK DAN 4 TAK


Mesin motor memiliki jenis mesin yang berbeda, dari jenis mesin yang berbeda juga menghasilkan tenaga yang berbeda. Mesin motor terbagi kedalam 2 golongan yaitu mesin 4 tak dan mesin 2 tak. Mesin merupakan penghasil tenaga pada suatu kendaraan bermotor, termasuk sepeda motor. Mesin mempunyai komponen utama berupa silinder blok, silinder kop, dan karter (khusus motor 4 tak). Mesin 2 tak ini maksudnya adalah untuk memperoleh 1 x usaha, dibutuhkan 1 x putaran crankshaft dan 2 x gerakan piston (turun dan naik). Pada mesin 2 tak, konstruksi mesinnya cukup sederhana, hanya berupa piston, crankcase, katup masuk berupa membran, saluran bilas, dan saluran buang. Mesin 4 tak berarti untuk memperoleh 1 x usaha, dibutuhkan 2 x putaran poros engkol dan 4 x gerakan piston (turun-naik-turun-naik). Masing-masing komponen tersebut, terutama pada komponen pertama dan kedua masih dapat dirinci lagi menjadi beberapa sub-komponen. Masing-masing komponen tersebut di atas mempunyai fungsi tertentu, sesuai dengan cara kerja suatu motor (4 tak atau 2 tak). Jenis mesin motor 2 tak dan 4 tak memiliki kekurangan dan kelebihan masing-masing tergantung dari penggunaannya.

Komponen Mesin

Pada bagian ini akan membahas bagian mesin secara umum yang mengatur kekuatan mesin motor. Secara umum komponen mesin pada sepeda motor dapat dibagi menjadi 3 bagian utama, yaitu kepala silinder (cylinder head), blok silinder (cylinder block), dan bak engkol (crankcase). Ketiga komponen ini merupakan tulang punggung bagi mesin sepeda motor. Komponen utama mesin sepeda motor berikut ini merupakan mesin sepeda motor untuk dua langkah (2 tak) dan empat langkah (4 tak). Komponen yang ada pada mesin memiliki fungsi yang berbeda. Maka dari jenis mesin juga memiliki kemampuan yang berbeda.

Kepala Silinder (Cylinder Head)


Kepala silinder (cylinder head) memiliki fungsi untuk menutup lubang silinder pada blok silinder dan sebagai tempat dudukan busi. Kepala silinder ini bertumpu diatas blok silinder. Pada titik tumpunya dipasang atau disekat oleh gasket yang berguna untuk mencegah kebocoran kompresi. Kepala silinder dibuat dari bahan alumunium campuran agar tahan karat dan juga tahan terhadap panas pada suhu tinggi serta konstruksinya ringan. Pada kepala silinder biasanya ada sirip-sirip yang membentuk alur, sirip-sirip ini berfungsi untuk membantu melepaskan panas pada mesin atau biasa kita sebut dengan pendingin udara.

TOP

Blok Silinder Mesin (Cylinder Block)


Blok silinder (cylinder block) memiliki fungsi sebagai tempat bergeraknya piston. Blok silinder piston terdiri dari dua komponen yang digabung menjadi satu, yaitu silinder liner dan blok silinder, keduanya saling melekat. Blok silinder dan silinder liner dibuat terpisah, hal ini akan memberikan keuntungan ketika silinder liner keausannya sudah berlebihan akibat gesekan dengan piston, maka silinder liner dapat diganti. Blok silinder mesin dibuat dengan syarat-syarat sebagai berikut, tahan terhadap panas atau suhu yang tinggi, bisa menghantarkan panas dengan baik, dan tahan terhadap gesekan.

Silinder liner yang bergesekan langsung dengan piston mendapat pelumasan supaya tidak terjadi keausan, namun meskipun mendapat pelumasan tetap saja keausan silinder liner tidak dapat dihindari, untuk itu perlu adanya pengecekan secara rutin pada silinder liner dengan bantuan dial indikator. Pada dinding silinder sepeda motor juga terdapat sirip-sirip yang berfungsi untuk mendinginkan mesin melalui udara yang masuk ke kisi-kisi atau celah sirip tersebut.

Bak Engkol Mesin (Crankcase)


Pada bagian ini akan memberikan informasi mengenai bak engkol mesin motor. Bak engkol mesin atau crankcase memiliki fungsi sebagai rumah dari komponen-komponen yang ada di dalamnya yaitu, Generator atau alternator, kopling, gigi transmisi, pompa oli, poros engkol, penampung oli. Bak engkol ini bahan pembuatnya adalah alumunium die casting dengan sedikit campuran logam, bak engkol letaknya ada di bagian bawah slinder mesin.

Banyak hal yang masih harus dipelajari dalam mengenal komponen mesin serta fungsinya. Sahabat otomotif agar selalu belajar mengenai motor terutama bagian-bagian yang mengatur setiap pergerakan mesin motor. Mesin merupakan komponen yang sangat mempengaruhi onfire dari motor tersebut. Ngoprek motor dengan ilmu yang terbatas akan mengahambat anda dalam berkarya terhadap motor. Selalu belajar mengenal setiap detail yang ada pada sepeda motor kesayangan anda. Belajarlah sesuai dengan motor yang anda tunggangi, karena setiap jenis motor memiliki kinerja mesin yang berbeda. Akan ada kesempatan lain bagi Camargus untuk memberikan informasi yang bekerja di dalam mesin motor. Salam sahabat otomotif!

Share Facebook

Komentar